| BERITA PREDIKSI | |||
Sabtu, 26 Juni 2010 | 10:55 WIB
Kini Uruguay selaku juara Grup A akan ditantang ketangguhannya saat berhadapan dengan salah satu wakil Asia, Korsel yang merupakan runner up Grup B. Dijamin banyak pihak perhelatan akbar 16 besar malam hari nanti akan bertambah menarik dan menyuguhkan tingkat persaingan yang tinggi. Berlokasi di Stadion Nelson Mandela Bay dan dipimpin langsung oleh wasit asal Jerman, Wolfgang Stark kedua tim ini akan melanjutkan misi mereka mencetak prestasi terbaik demi terciptanya sejarah persepakbolaan di masing-masing negara tepat pada pukul 16.00 waktul lokal setempat atau pukul 21.00 WIB. Uruguay bolah jadi lebih diunggulkan dibandingkan Korsel yang mampu merebut dua kali kemenangan atas Afsel dan Meksiko serta menahan imbang "Tim Ayam Jantan", Perancis. Sementara Korsel hanya berhasil membukukan kemenangan saat berhadapan dengan Yunani dan hanya bermain seri saat berlaga dengan Nigeria dan tumbang di tangan Argentina. Bisa dibilang akan menjadi langkah yang cukup berat bagi Korsel mengingat gaya bermain Uruguay hampir mirip dengan Argentina bahkan bisa dikatakan replika dari "Tim Tango". Namun demikian Korsel sesungguhnya tak perlu takut berlebihan sebab Uruguay tak setangguh Argentina dan masih banyak lubang yang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Park Ji Sung dan kawan-kawan. Yang pasti kedua tim ini tentu akan tampil habis-habisan sebab ini adalah partai sudden death dimana jika kalah langsung angkat koper dari Afsel dan tak lagi ada kesempatan kedua berbeda dengan babak penyisihan yang memang menerapkan sistem bertemu sebanyak tiga kali. Dan yang tak kalah penting baik Uruguay maupun Korsel akan benar-benar membuktikan kalau lolosnya mereka ke perdelapanfinal bukanlah suatu kebetulan belaka. Mereka pasti akan menunjukkan kepada seantero dunia bahwa mereka punya kualitas dan kapasitas yang memang pantas berada bersama tim-tim tangguh lainnya di jajaran 16 besar. Berikut analisa preview kedua tim yang akan berlaga malam hari ini, Sabtu (26/06) : URUGUAY Hanya ada dua tim yang tak pernah satu kalipun kebobolan gawangnya di pentas akbar Piala Dunia 2010 yaitu Portugal dan Uruguay. Namun lupakan sejenak tentang Portugal karena kita sedang membahas tentang tim asuhan Oscar Washington Tabarez yang memiliki barisan belakang yang super solid. Mampu menjadi juara grup pertama kali sejak Piala Dunia 1950 dimana itulah momen indah Uruguay menjadi juara di turnamen empat tahunan ini. Kini mengusung semangat juang yang sama, Forlan dan kawan-kawan akan memulai kembali perjuangannya untuk menampilkan semua kemampuan terbaiknya terutama lebih menghidupkan peran para pemain sayapnya untuk menambah ketajaman lini depan Uruguay. Tak salah memang jika Uruguay mampu memuncaki klasemen Grup H dan bahkan mampu memulangkan tim sekaliber Perancis yang jauh-jauh hari paling dijagokan berada di posisi yang ditempati oleh Uruguay sekarang ini. Permainan padu yang mengandalkan kecepatan dan determinasi tinggi membuat Uruguay hampir dipastikan akan mempertahankan the winning teamnya terutama saat bertarung dengan tim tuan rumah, Afsel yang dihabisi tanpa ampun dengan skor telak 3-0. Uruguay harus mampu langsung tampil menyerang begitu peluit dibunyikan di babak pertama. Dan untuk memperbesar kans mereka mengoyak gawang Korsel maka hanya ada satu alternasif dimana Forlan harus tetap dimainkan untuk memberikan full support kepada Lius Suarez dan Edinson Cavani. Sangat diyakini dengan formasi seperti itu lini depan Uruguay akan sangat menakutkan dan benar-benar menjadi ancaman serius yang mengerikan bagi tim manapun tak terkecuali, Korsel. Satu hal yang mungkin menjadi perhatian cukup serius bagi pasukan Uruguay adalah mereka harus tetap fokus di sepanjang pertandingan berlangsung dan sangat diharamkan jika mereka meremehkan kekuatan Korsel malam hari nanti. Pemain Kunci : DIEGO FORLAN : Tak ada yang meragukan ketajamannya bahkan instingnya untuk mencetak gol patut diacungi jempol. Gaya bermainnya yang lugas dan tak mengenal rasa takut ini mampu merangkap tugas yang sama baiknya dengan menjadi striker murni maupun second striker. Kehebatannya telah mengantarkan Forlan mengkoleksi dua buah gol di Piala Dunia 2010. Bukan itu saja pemain satu ini juga dikenal dengan assist-assistnya yang akurat dan gerakannya yang cepat mampu melakukan drible dengan sangat baik melewati barisan belakang tim lawan. Predikis Vibizdaily Starting IX Timnas Uruguay : Formasi : 4 - 3 - 1 - 2 Skuad : Muslera; M. Pereira, Lugano, Godin, Fucile; Perez, Arevalo, A. Pereira; Forlan; Suarez, Cavani KORSEL Laga yang sangat dramatis telah mampu mereka lewati dengan suatu langkah yang sensasional. Tertinggal terlebih dahulu dari Nigeria namun Park Ji Sung cs sukses mengakhiri laga dengan menahan imbang 2-2 "Tim Elang Super" Nigeria sekaligus meloloskan mereka maju ke perdelapanfinal. Dan kini kala berjumpa dengan Uruguay tampaknya Huh akan menyiapkan strategi khusus untuk dapat meredam keganasan lini depan Uruguay yang memang cukup mengerikan. Namun Korsel tetaplah Korsel dan dengan semangat yang luarbiasa yang dimiliki oleh bangsa Asia Korsel tak akan pernah menyerah begitu saja. Terlebih sang arsitek, Huh jelang Piala Dunia 2010 sudah mematok targetnya dengan kembali maju ke semifinal sama dengan yang pernah mereka ukir saat menjadi tuan rumah bersama Jepang di tahun 2002. Momentum itulah yang akan dimanfaatkan dengan sangat maksimal oleh Park Ji Sung cs bahwa mereka tidak kalah kelas dibandingkan dengan Uruguay dan tak ada alasan untuk minder saat berhadapan dengan Forlan dan kawan-kawan. Team work yang padu dan sangat kompak yang mereka praktekan di tiga laga sebelumnya harus dapat terus dipertahankan oleh Korsel sambil menghidupkan kekuatan di lini belakangnya yang mulai agak rentan kecolongan terjadinya gol. Menyaksikan secara langsung bagaimana Korsel bermain harus diakui bahwa kualitas permainain dan dari tiap-tiap individu pemain sedang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kemampuan semua pemain untuk memberikan umpan-umpan yang akurat dan keberanian untuk menerobos barisan belakan tim lawan dengan tak kenal takut menjadi suatu kelebihan lain dari tim ini. Hal yang positif tersebut layak terus dilakukan oleh Korsel terlebih menghadapi Uruguay yang memang kerap bermain eksplosif. Satu hal yang mungkin perlu diperhatikan oleh Korsel untuk tidak terpancing dengan tipikal permainan cepat yang akan diperagakan oleh Urugua. Korsel harus mampu bermain dengan gayanya sendiri dengan banyak melakukan bola-bola mendatar sambil membangun serangan yang mematikan menusuk jantung pertahanan Uruguay. Salah satu yang akan menjadi kunci kemenangan Korsel atas Uruguay nanti adalah kesabaran dan konsistensi dari para pemainnya untuk tetap bertahan dengan polanya sendiri dengan berusaha membalikkan keadaan melalui serangan balik yang mematikan lini belakang Uruguay. Pemain Kunci : PARK JI SUNG : Gelandang serang yang sangat dinamis dan mampu memberikan sentuhan yang cantik dari pergerakannya yang sangat cepat dan tingkat mobilitasnya yang sulit untuk diimbangi oleh para pemain sayap dan belakang tim lawan. Visi permaianannya yang lebih mengkedepankan kerjasama tim telah membuktikan kalau Park bukanlah pemain yang egois. Tak heran jika Korsel menjadikannya sebagai jenderal lapangan tengah dan menjadi maskot dari karisma Korsel itu sendiri yang membuat tim lawan cukup gentar dengan keberadaannya. Prediksi Vibizdaily Starting IX Timnas Korsel : Formasi : 4 - 4 - 2 Skuad : Jung Sung-Ryong; Cha Du-Ri, Cho Yong-Hyung, Lee Jung-Soo, Lee Young-Pyo; Park Ji-Sung, Kim Jung-Woo, Ki Sung-Yong, Lee Chung-Yong; Park Chu-Young, Lee Dong-Guk Prediksi Vibizdaily Big Match Korsel vs Uruguay : 55% : 45% ( 2 : 1 ). Korsel lolos ke babak perempatfinal (rl/RL/vbd) Foto:dtc |
|||
Berita Terkait : |
|||
Komentar anda |
|||
|
|||
|
Bagi Villa dan Sneijder duel final dini hari nanti bisa memberikan banyak makna yang mengartikan segalanya. Mencetak gol dan membawa masing-masing timnya menang akan membuat mereka meraih semuanya di Piala Dunia 2010 ini.
Komentar Andamaju casillas yooooooooo
Jerman is the best.......
grman kenapa kalh..............
Sedikitnya tiga penghargaan utama dimenangi Spanyol. Selain piala yang diperebutkan semua tim dan titel kiper terbaik, skuad 'Matador' juga terpilih sebagai tim terbaik dalam hal Fair Play.
|
Andres Iniesta Man of the Match Spanyol vs Belanda
Pemain sayap kelahiran 11 Mei 1984 ini akhirnya mampu memberikan satu kado spesial bagi timnya dengan memborong satu-satunya gol yang terjadi di partai ... |
![]() |
Thomas Mueller | 5 |
![]() |
Diego Forlan | 5 |
![]() |
David Villa | 5 |
![]() |
Gonzalo Higuain | 4 |
![]() |
Miroslav Klose | 4 |
![]() |
Robert Vittek | 4 |
![]() |
Wesley Sneijder | 4 |
![]() |
Luis Suarez | 3 |
![]() |
Keisuke Honda | 3 |
![]() |
Luis Fabiano | 3 |
(Vibizdaily-Sepak Bola), Pertempuran sengit yang berlangsung sepanjang babak penyisihan di masing-masing grup selesai sudah. Dan tiap-tiap grup sudah meloloskan wakilnya selaku juara dan runner up untuk melenggang ke medan perang yang jauh lebih berat.
