| BERITA PREDIKSI | ||||
Sabtu, 03 Juli 2010 | 00:01 WIB
Di satu pihak, Uruguay boleh saja merasa sedikit di atas angin mengingat dari komposisi pemain yang ada maka Diego Forlan dan kawan-kawan memang lebih unggul dibandingkan dengan Asamoah Gyan cs. Akan tetapi tentu saja Uruguay tidak akan lupa bahwa Ghana pastilah didukung 100 persen oleh seluruh bangsa Afrika sebab mereka sajalah satu-satunya tim dari benua mutiara hitam yang tampil sangat membanggakan dengan masuk ke top delapan. Menjadi suatu pertarungan yang sangat menarik memang mengingat kalau boleh jujur kekuatan masing-masing tim ini boleh dikatakan berimbang. Gaya nyentrik ala latin yang diperagakan oleh pasukan Oscar Tabarez yang mengandalkan permainan sayap yang cepat kontra dengan sepakbola konvensional yang dimodis dengan strategi modern ala Afrika dari kubu Milovan Rajevak akan menambah kental aroma persaingan sengit demi mempertaruhkan gengsi dan reputasi masing-masing benua untuk memperebutkan satu jatah ke empat besar. Dipastikan kedua tim ini akan sama-sama bermain ngotot dan pantang menyerah untuk merajut mimpi yang lebih indah lagi sekalipun memang baik Uruguay maupun Ghana akan menghadapi satu kenyataan dimana hanya satu tim sajalah yang berhak ke semifinal sedangkan satu tim lainnya yang kalah harus terima dengan lapang dada untuk pulang ke kampung halamannya. Kalau dikaitkan dengan sepak terjang tim dalam sejarah keiutsertaannya di pentas akbar Piala Dunia maka sudah barang tentu Uruguay leading daripada Ghana. Bukan cerita baru rasanya jika Uruguay pernah menjejakkan kakinya di podium kehormatan sebagai juara Piala Dunia 1930 dan 1950. Sebaliknya bagi Ghana maju ke perempatfinal kali ini saja sudah menjadi pencapaian terhebat yang mereka lakukan setelah sebelumnya mereka hanya mampu menapaki prestasi tertinggi dengan mencapai babak kedua di Piala Dunia 2006 dan sekaligus penampilan perdana mereka saat itu. Namun memang untuk laga perempatfinal dini hari nanti tidak selalu sejarah menjadi patokan tim tersebut akan memenangkan pertandingan. Bagaimanapun juga ini adalah sepakbola dan sama sekali tak mengenal istilah unggulan atau favorit bahkan peringkat dunia sebab siapa yang lebih kompak dan agresif serta memiliki mental juara maka hampir dipastikan tim tersebutlah yang akan keluar sebagai pemenang. Big match antara Ghana vs Uruguay ini akan dilangsungkan di Stadion Soccer City, Johannesburg tepat pada pukul 20.30 waktu lokal setempat atau pukul 01.30 WIB, Sabtu (03/07) dini hari. Pertandingan kedua tim ini akan dipimpin langsung oleh wasit asal Portugal, Olegario Benquerenca. Berikut analisa preview jalannya pertandingan kedua tim : GHANA : Peringkat 32 dunia Lolos sebagai runner up Grup D dengan memetik hasil satu kali menang, satu kali imbang, dan satu kali kalah bukanlah prestasi yang buruk bagi Asamoh Gyan dan kawan-kawan. Hebatnya lagi mereka mampu tampil solid sebagai sebuah tim yang padu layaknya tim yang sudah berpengalaman berlaga di ajang spektakuler seperti Piala Dunia padahal momen di tahun ini merupakan penampilan mereka yang kedua kalinya. Buktinya Gyan cs sukses menghabisi Serbia yang lebih dijagokan menemani Jerman di Grup D untuk lolos ke babak 16 besar. Bahkan tim sekaliber Jerman sekalipun harus bekerja ekstra keras untuk bisa memukul Ghana itupun dengan skor tipis yang berakhir dalam kedudukan 0-1. Dengan melajunya Ghana memang mampu menciptakan euforia bagi persepakbolaan di Afrika menyusul tim-tim lainnya yang asli produk Afrika macam, Nigeria, Kamerun, serta tuan rumah sendiri Afsel sudah harus angkat koper secara dini dengan tak lolosnya mereka dari penyisihan grupnya masing-masing. Jika bicara target memang Ghana sudah melampauinya karena kini mereka sudah mendarat di babak perempatfinal setelah prestasi terbaiknya hanya sampai di babak perdelapanfinal saja. Kemenangan mereka 2-1 atas Tim Paman Sam, Amerika Serikat di 16 besar memang ditengarai sedikit berbau keberuntungan karena Gyan akhirnya sukses mencetak gol di masa injury time. Akan tetapi tak bisa dipungkiri juga dengan hasil tersebut justru menggambarkan mental dan semangat juang para pemain Ghana yang sangat luarbiasa dan tak mengenal takut sedikitpun melawan tim berpengalaman seperti Amerika yang di atas kertas levelnya berada di atas Ghana. Kondisi demikianlah sesungguhnya yang wajib dipertahankan oleh Ghana dan bahkan harus diterapkan secara konsisten saat berlangsungnya kick off lawan Uruguay. Dan tidak ketinggalan pula kunci keberhasilan mereka adalah saat melakukan serangan balik yang cukup tajam. Pemain Kunci : ASAMOAH GYAN : Pemain kelahiran 22 November 1985 ini sangat diandalkan kembali ketajamannya dalam merobek gawang tim lawannya. Terlebih menghadapi Uruguay yang memiliki barisan belakang yang terkenal kedisiplinannya membuat striker yang kini merumput di klub Perancis, Rennes ini harus ekstra kerja keras untuk membongkar jantung pertahanan lawannya. Skilnya yang gesit di lapangan dan tak kenal kompromi dalam melepaskan tembakan keras membuatnya sangat ganas di sektor depan Ghana. Tak mengherankan memang dengan absennya mega bintang Essien di Afsel menjadikan Gyan sangat diharapkan untuk membawa timnya naik ke level lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Prediksi Vibizdaily Starting IX Timnas Ghana : Formasi : 4 - 4 - 2 Pelatih : Milovan Rajevak Kiper : 22-Richard Kingson Belakang : 2-Hans Sarpei, 17-Ibrahim Ayew, 4-John Pantsil, 5-John Mensah Tengah : 11-Sulley Muntari, 9-Derek Boateng, 6-Anthony Annan, 21-Asamoah Depan : 3-Asamoah Gyan, 12-Prince Tagoe URUGUAY Mampu melangkah sejauh ini tentu aja sangat membanggakan bagi pasukan Oscar Tabarez mengingat langkah mereka menuju Afsel sempat tertatih-tatih bahkan nyaris tak lolos ke putaran final Piala Dunia 2010. Sempat mengalami kekalahan menyakitkan dari Tim Tango, Argentina yang mengharuskan mereka melakoni partai wajib menang kala bertempur dengan penghuni posisi empat dari kualifikasi Zona Concacaf di babak playoff yang dimana beruntung bagi Uruguay yang berhasil menang sehingga mengantarkan mereka beroleh satu tiket emas ke Piala Dunia 2010. Bisa dikatakan ciri khas permainan Uruguay tak jauh berbeda dari Argentina. dimana mengandalkan permainan yang super cepat dengan kekuatannya di kedua sayap yang sama sempurnanya menjadikan Uruguay semakin istimewa dalam hal penguasaan bola di lapangan. Sama seperti dengan Ghana dimana The Black Star, Uruguay merupakan tim yang sangat solid dalam membangun kerjasama di semua lini yang ada. Kecenderungan mereka adalah mampu melakukan serangan dan pertahanan yang sama baiknya sehingga tak mengherankan memang jika tim yang terkenal kokoh pertahanannya macam Korsel mampu ditumbangkan di perdelapanfinal. Yang membuat permainan dari Forlan dan kawan-kawan semakin cantik dipandang adalah kepiawaian mereka dalam melakukan umpan-umpan yang akurat dengan bola-bola mendatarnya bahkan dilakoni dari barisan belakang hingga sampai ke mulut gawang lawan. Tak heran jika pemain-pemain di lini depan Uruguay semakin trengginas mengingat ketrampilan dari para gelandangnya yang juga sangat brilian dan cerdas. Lihat saja nama-nama seperi Diego Perez, Alvaro Pereira, maupun Fernandez merupakan pilar utama dari kekuatan lapangan tengah Uruguay yang ciamik. Mungkin yang menjadi sedikit kekuatiran bagi tim Uruguay adalah mereka kerapkali kurang fokus di menit-menit akhir jelang laga selesai. Terlebih apabila tim sudah mengalami yang namanya unggul maka masih ditemukan para pemain Uruguay menjadi kurang lagi menggigit dalam melakukan serangan. Perasaan cepat puas diri inilah yang kiranya harus dilenyapkan di setiap benak dan pikiran dari Forlan dan kawan-kawan jika pada dini hari nanti mereka mau memetik hasil yang sempurna dengan memenangkan laga lawan Ghana sekaligus melaju ke babak semifinal yang pertama kali sejak tahun 1970. Pemain Kunci : LUIS SUAREZ : Pemuda kelahiran 24 Januari 1987 ini memang tambah hari tambah tajam saja di Piala Dunia 2010. Koleksi tiga buah golnya dimana dua gol dia sarangkan ke gawang Korsel dan penentu kesuksesan Uruguay ke perempatfinal memang mengindikasikan betapa pemain yang kini merumput di klub Belanda, Ajax ini memiliki nalusri dan insting yang tajam dalam hal mencetak gol ke gawang lawan. Pemilik rekor 13 gol bersama timnas senior Uruguay ini memang sangat luwes dan cerdik dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada bahkan sekecil apapun peluang itu hampir 100 persen mampu diciptakannya menjadi sebuah gol. Tak heran memang jika Suarez juga jagonya bola-bola atas mengingat postur tubuhnya yang ccukup tinggi 181 cm membuat kepalanyapun hidup selain dari skill kedua kakinya yang sangat terampil dalam mengolah si kulit bundar. Prediksi Vibizdaily Starting IX Timnas Uruguay : Formasi : 4 - 4 - 2 Pelatih : Oscar Tabarez Kiper : 1-Fernando Muslera Belakang : 16-Maxmiliano Pareira, 22-Martin Caceres, 2-Diego Lugano, 19-Andreas Scotti Tengah : 11-Alvaro Pereira, 15-Diego Perez, 20-Alvaro Fernandez, 14-Nicolas Lideiro Depan : 10-Diego Forlan, 9-Luis Suarez Prediksi Vibizdaily Big Match Ghana vs Uruguay : 45% : 55% (1-2, untuk kemenangan Uruguay dan lolos ke semifinal). (rl/RL/vbd) Foto:dtc |
||||
Berita Terkait : |
||||
Komentar anda |
||||
|
||||
|
Bagi Villa dan Sneijder duel final dini hari nanti bisa memberikan banyak makna yang mengartikan segalanya. Mencetak gol dan membawa masing-masing timnya menang akan membuat mereka meraih semuanya di Piala Dunia 2010 ini.
Komentar Andamaju casillas yooooooooo
Jerman is the best.......
grman kenapa kalh..............
Sedikitnya tiga penghargaan utama dimenangi Spanyol. Selain piala yang diperebutkan semua tim dan titel kiper terbaik, skuad 'Matador' juga terpilih sebagai tim terbaik dalam hal Fair Play.
|
Andres Iniesta Man of the Match Spanyol vs Belanda
Pemain sayap kelahiran 11 Mei 1984 ini akhirnya mampu memberikan satu kado spesial bagi timnya dengan memborong satu-satunya gol yang terjadi di partai ... |
![]() |
Thomas Mueller | 5 |
![]() |
Diego Forlan | 5 |
![]() |
David Villa | 5 |
![]() |
Gonzalo Higuain | 4 |
![]() |
Miroslav Klose | 4 |
![]() |
Robert Vittek | 4 |
![]() |
Wesley Sneijder | 4 |
![]() |
Luis Suarez | 3 |
![]() |
Keisuke Honda | 3 |
![]() |
Luis Fabiano | 3 |
(Vibizdaily-Sepak Bola), Partai yang tak kalah menghebohkan akan terjadi diantara Uruguay dengan Ghana yang terpaksa harus 'saling membunuh' di babak knock out perempatfinal Piala Dunia 2010. Langkah mereka untuk bisa melaju sejauh ini tentu saja tidaklah diraih dengan mudah, semudah membalikkan telapak tangan.
