BERITA PREDIKSI

Sabtu, 10 Juli 2010 | 11:00 WIB
The Battle of Beauty Begins 3 & 4 : Jerman vs Uruguay

(Vibizdaily-Sepak Bola), Pupus sudah harapan Jerman dan Uruguay untuk menambah koleksi gelar juara Piala Dunianya setelah masing-masing tim iniberhasil ditumbangkan oleh lawan-lawannya di semifinal beberapa hari yang lalu.

Tak ada pilihan lain kecuali baik Jerman maupun Uruguay harus tetap melakoni 'partai sisa' memperebutkan juara tiga dan empat dengan sikap ksatria.

Ironis memang apa yang terjadi di Piala Dunia edisi ke-19 kali ini sebab dua mantan juara akan saling berjibaku bukan di partai final melainkan perebutan gelar terbaik ketiga dan keempat.

Sementara para kompatriot yang mengalahkan mereka yaitu Spanyol dan Belanda yang notabene belum pernah satu kalipun menggondol gelar di ajang empat tahunan ini malah yang akan memperebutkan tempat terhormat sebagai juara Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Bagi Der Panzer, Jerman partai ini tentu saja akan dijadikan sebagai pelampiasan rasa sakit hati mereka usai dihancurkan 'La Furia Roja' dengan skor 0-1 sekaligus mengubur mimpi mereka merengkuh gelar untuk keempat kalinya.

Berada dalam permainan yang menanjak setelah menghabisi Inggris 4-1 dan mempecundangi Argentina 4-0 terasa sia-sia belaka ketika harus bentrok dengan Spanyol.

Lagi-lagi Jerman harus bertekuk lutut dengan tim yang sama yang menundukkan mereka di final Piala Eropa 2008 juga dengan skor yang sama.

Dengan hasil ini Jerman akan kembali mengulangi momen empat tahun lalu saat mereka juga menjadi tuan rumah dan kala itu Lahm cs sukses menjadi juara ketiga.

Begitupula yang dialami oleh Uruguay dimana mampu menembus ke semifinal setelah banyak ditolong oleh 'dewi fortuna' untuk menaklukan Ghana ternyata hal itu tak lagi berlaku saat berhadapan dengan 'tim sempurna' di Piala Dunia 2010, Belanda.

Kini sekalipun harus menjalani 'partai hiburan' laga Jerman tentu La Celeste diyakini akan tampil ngotot dan benar-benar memanfaatkan momen ini sebagai peluang terakhir mereka untuk mengakhiri Piala Dunia 2010 dengan catatan manis yang paling berkesan.

Kondisi ini bisa dimaklumi bagi Uruguay sebab untuk sekedar maju ke semifinal saja pasukan Oscar Tabarez harus menunggu waktu sekitar 40 tahun dan ini jelas bukanlah waktu yang sebentar.

Namun terlepas dari persiapan matang dan ramuan strategi yang apik dari kedua tim ini terselip dua kesamaan yang ada di Jerman maupun Uruguay.

Masing-masing tim akan kembali menampilkan dua pilar utamanya yang sempat absen di laga krusial pada babak semifinal saat menghadapi Belanda dan Spanyol yaitu Thomas Mueller dan Luis Suarez.

Tak pelak dengan kehadiran dua nama tersebut sekalipun terasa 'agak terlambat' tetapi akan membuat pertarungan dini hari nanti akan semakin menarik mengingat sumber ketajaman Jerman dan Uruguay terletak dari permainan menawan mereka yang memang hampir di setiap kali pertandingan selalu menonjol.

Akan tetapi partai ini tentu amat disayangkan untuk dilewakan bagi beberapa pemain di kedua kubu. Hal ini bukannya tanpa alasan sebab bagi Thomas Mueller dan Miroslav Klose di kubu Jerman mapun Diego Forlan serta Luis Suarez? di kubu Uruguay akan memanfaatkan momentum ini untuk menambah pundi-pundi golnya demi gelar top skorer atau peraih sepatu emas dan bersaing dengan Wesley Sneijder dari Belanda bahkan dari top skorer sementara asal Spanyol, David Villa dengan lima golnya.

Persaingan Klose, Mueller, dan Forlan dinilai paling berpeluang untuk mengejar Villa mengingat ketiga pemain ini sudah mengkoleksi empat buah gol sementaraSuarez masih tertinggal selisih satu gol dari tiga nama tersebut.

Baik Jerman maupun Uruguay akan 'berperang' di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth yang akan dipimpin langsung oleh wasit asal Meksiko, Benito Archundia dilangsungkan pada hari, Minggu (11/07) dini hari tepatnya pukul 01.30 WIB.

Berikut analisa preview jalannya pertandingan kedua tim ini :

JERMAN : Peringkat 6 dunia

Loew beruntung sebab Mueller dapat diturunkan lagi. Tanpa gelandang serang yang kini merumput di Bayern Munich ini harus diakui Der Panzer bak macan ompong.

Selain daripada itu Jerman sebenarnya memiliki keuntungan lainnya dimana tim ini rata-rata pemainnya berusia 26 tahun yang menjadikan Lahm dan kawan-kawan sebagi skuad termuda sejak Piala Dunia 1934.

Hebatnya lagi diantara pemain Jerman yang berlaga di Afsel maka enam orang merupakan pemain Jerman U-21 di Euro U-21 tahun 2009.

Keenam pemain tersebut antara lain, Sami Khedira, Mueller, Mesut Oezil, Jerome Boateng, Toni Kroos, dan Holger Badstuber yang kini bukan hanya menjadi incaran klub-klub besar Eropa saja berkat penampilan brilian mereka tetapi juga sudah diplot sebagai pemain masa depan di timnas Jerman.

Serangan cepat di menit-menit awal akan kembali dihadirkan oleh Jerman. Kecenderungan para pemain yang mampu mendikte permainan lawan akan tetap dibutuhkan untuk mencari celah dalam memanfaatkan kurangnya konsentrasi dari para pemain Uruguay.

Koordinasi di lapangan tengah akan banyak dilakukan oleh Mueller untuk mendominasi penguasaan bola dan memberikan kontribusi positif untuk menunjang ketajaman dari Klosedan Podolski. Ditambah dengan kecerdasan dari Oezil akan menambah sentuhan menakutkan di sektor ini.

Jerman juga tampaknya agak bernapas lega menyusul tren meningkat yang diperagakan oleh Klose yang makin hari kian agresif dan mampu menampilkan permainan terbaiknya. Gerakannya yang cepat dan jago bola-bola atas menambah keunggulan bomber terpanas di timnas Jerman ini.

Akan tetapi Loew tampaknya patut mewaspadai lini belakangnya mengingat kala menghadapi Spanyol maka yang paling jelas terlihat adalah lemahnya sektor ini. Jerome Boateng dianggap masih terlalu lambat untuk menghalau kecepatan Luis Suarez dan masih kurang efektif dalam membangun serangan.

Dan satu hal lagi yang akan sedikit banyak mengganggu performa Lahm dan kawan-kawan adalah faktor mental mereka yang masih terguncang akibat kekalahan tragis dari Spanyol.

Terlebih lagi banyak desakan dan tuntutan untuk merebut gelar tersisa yang terakhir dengan menjadi juara ketiga akan membebani para pemain muda Jerman sehingga sulit untuk mengembangkan permainan terbaiknya dan lebih memilih untuk bermain terlalu hati-hati serupa ketika berlaga dengan Spanyol.

Pemain Kunci

MIROSLAV KLOSE : Pemain kelahiran 9 Juni 1978 yang kini merumput bersama Bayern Munich ini sangat berambisi untuk menuntaskan laga Uruguay dengan gelar juara ketiga sekaligus memborong sebanyak-banyaknya gol demi meraih sepatu emas untuk melewati perolehan sementara dari seterunya yang hanya selisih satu gol di Spanyol, David Villa.

Banyak orang sesungguhnya yang lebih kagum dengan penampilan mengagumkan dari dua pemain muda Jerman, Oezil dan Mueller. Akan tetapi Uruguay sepertinya wajib mematikan pergerakan super cepat Klose mengingat pemain dengan nomor punggung 11 ini adalah seorang oportunitis yang sudah berhasil membuktikannya sebagai bomber yang subur dan sangat tajam.

Dengan tambahan koleksi empat golnya sementara ini di Afsel membuat Klose sukses mensejajarkan dirinya dengan striker legenda Jerman, Gerd Mueller dalam torehan gol di ajang Piala Dunia.

Prediksi Vibizdaily Starting IX Timnas Jerman :

Formasi : 4 - 4 - 2

Pelatih : Joachim Loew

Kiper : 1-Neuer

Belakang : 3-Arne Friedrich, 16-Philipp Lahm, 17-Per Mertesacker, 20-Jerome Boateng

Tengah : 7-Bastian Schweinsteiger, 8-Mesut Oezil, 13-Thomas Mueller, 6-Sami Khedira

Depan : 11-Miroslav Klose, 10-Lukas Podolski

PIALA DUNIA :

- Penampilan : 17 kali (pertama kali pada tahun 1934)

- Hasil Terbaik : Juara (1954, 1974, 1990)

Enam Laga Terakhir Jerman di Piala Dunia 2010 :

vs Australia 4 - 0

vs Serbia 0 - 1

vs Ghana 1 - 0

vs Inggris 4 - 1

vs Argentina 4 - 0

vs Spanyol 0 - 1 (kalah di semifinal)

URUGUAY : Peringkat 16 dunia

Setali tiga uang keuntungan yang dialami oleh Jerman berimbas kepada Le Celeste. Usai ditumbangkan Belanda di semifinal maka kini saat bertempur dengan Jerman, Uruguay dipastikan kembali diperkuat bomber tersuburnya saat ini, Luis Suarez. selain tentu saja tandemnya di lini depan, Forlan.

Gagal ke laga puncak tidak menyurutkan semangat juang anak-anak asuhan Oscar Washington Tabarez ini untuk meraih tempat ketiga. Apalagi Uruguay sudah siap disambut bak pahlawan di negerinya usai kembali dari Afsel.

Inilah penampilan terbaik Uruguay dalam 40 tahun terakhir, La Celeste mampu menerobos masuk ke jajaran empat besar untuk kali pertama. Diego Forlan dan kawan-kawan seakan tersandera oleh sejarah masa lalu setelah berhasil dua kali menjadi juara dunia pada tahun 1930 dan 1950.

Tidak ada yang menduga sebelumnya kalau Uruguay bisa melangkah sejauh ini menyusul hasil kurang menggembirakan saat mereka harus tertatih-tatih di kualifikasi Amerika Selatan dan terpaksa melakoni partai wajib di playoff dengan menghadapi Kosta Rika demi lolos ke putaran final di Afsel.

Seperti biasanya Uruguay akan memainkan gaya aslinya dengan mengandalkan serangan-serangan balik yang mematikan dengan memanfaatkan kelengahan Jerman yang akan keasyikan menyerang dan langsung menusuk jantung pertahanan lawannya tersebut dengan umpan-umpan lambung yang akurat tertuju ke depan mulut gawang Jerman.

Kehadiran Suarez tentu akan memudahkan Oscar dalam menerapkan strategi matangnya dengan menempatkan pemain dengan nomor punggung 9 ini sebagai pendukung peran dari Forlan di lini depan.

Dengan begitu maka Oscar akan memaksimalkan fungsi Forlan sebagai senjata utama Uruguay dalam merobek gawang Jerman yang dikawal Neuer.

Tajam di barisan depan namun harus diakui pula Uruguay sangat rentan di lini belakang disebabkan karena bek andalannya, Lugano yang masih dirudung cedera. Muricio Victorino harus bekerja ekstra keras untuk membuktikan dirinya sebagai pengganti Lugano yang sepadan.

Pemain Kunci

DIEGO FORLAN : Striker Atletico Madrid kelahiran 19 Mei 1979 ini memang sangat diandalkan untuk menjadi sumber gol bagi Uruguay.

Dengan koleksi empat golnya maka masih cukup besar kansnya untuk merebut sepatu emas dengan mengadu ketajamannya pada Klose di kubu Jerman demi mengejar perolehan top skor sementara Villa dari Spanyol yang berbeda hanya satu gol saja.

Namun terlepas dari ambisi individunya tersebut sesungguhnya Forlan bukanlah pemain yang egois. Kerap kali bomber subur ini justru mampu berperan sebagai penyerang lubang yang memberikan keseimbangan tim di lapangan tengah dengan memberikan banyak operan-operan terobosan yang membahayakan bagi lubang pertahanan tim manapun.

Kepiawaiannya menjadi motor serangan tim serta eksekutor bola-bola mati sangat diharapkan La Celeste dalam pertandingan menantang Jerman dini hari nanti.

Prediksi Vibizdaily Starting IX Timnas Uruguay :

Formasi : 4 - 3 - 3

Pelatih : Oscar Washington Tabarez

Kiper : 1-Fernando Muslera

Belakang : 2-Diego Lugano, 16-Maximiliano Pereira, 3-Diego Godin, 6-Mauricio Viktorino

Tengah : 20-Alvaro Fernandez, 14-Nicolas Lodeiro, 17-Egidio Arevalo

Depan : 7-Edinson Cavani, 10-Diego Forlan, 9-Luis Suarez

PIALA DUNIA :

- Penampilan : 11 kali (pertama kali pada tahun 1930)

- Hasil Terbaik : Juara (1930 dan 1950)

Enam Laga Terakhir Uruguay di Piala Dunia 2010 :

vs Perancis 0 - 0

vs Afrika Selatan 3 - 0

vs Meksiko 1 - 0

vs Korea Selatan 2 - 1

vs Ghana 1 - 1 (menang adu penalti 4 - 2)

vs Belanda 2 - 3 (kalah di semifinal)

Dua Rekor Pertemuan Terakhir Jerman vs Uruguay :

13-10-1993 Jerman vs Uruguay 5 - 0

20-12-1992 Uruguay vs Jerman 1 - 4

Prediksi Vibizdaily Big Match Jerman vs Uruguay = 55% : 45% (2-1, untuk kemenangan Jerman dan menjadi juara ketiga).

(rl/RL/vbd)

Foto:dtc

Berita Terkait :

Swedia Tolak Keras Bola Gunakan Teknologi
Situs FIFA Catat Rekor Baru
Maradona Bernapas Lega Masih Melatih Argentina
Italia Hanya Tinggal Kenangan Nama Besar Saja
Usai Juara Tim Spanyol Wajib Bayar Nazarnya
Euforia Belanda Terus Berlanjut
Kinerja Webb di Partai Final Dikagumi Owen
Skuad Timnas Jerman Diisi Pemain Gay
Nelson Mandela Promosikan 'Batik Mahal' di Afsel
Cesc Kenakan Kostum Barca Untuk Jadi Lelucon

Komentar anda

Marcelino
10 Juli 2010 | 17:11
Jangan pandang sebelah mata bung dg Uruguay...you can see, Uruguay will beat Germany 3-0

marudut
10 Juli 2010 | 17:10
ayo Jerman, buktikan dirimu...masih ada harapan juara ke 3

budiman kho
10 Juli 2010 | 17:09
Ayo Jerman....sekalipun gagal ke final, ini kesempatan membuktikan dirimu sebagai tim dunia...rebut juara ke 3

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
RUNNING SCORE
SUBSCRIBE NOW
HASIL PERTANDINGAN
JADWAL PERTANDINGAN
PREDIKSI
Final The Battle of Beauty Begins : Belanda vs Spanyol

Bagi Villa dan Sneijder duel final dini hari nanti bisa memberikan banyak makna yang mengartikan segalanya. Mencetak gol dan membawa masing-masing timnya menang akan membuat mereka meraih semuanya di Piala Dunia 2010 ini.

Komentar Anda
Fikri Fathin Daulay
maju casillas yooooooooo
Linuxer77
Jerman is the best.......
agung
grman kenapa kalh..............
ryan soenanda harahap
Sedikitnya tiga penghargaan utama dimenangi Spanyol. Selain piala yang diperebutkan semua tim dan titel kiper terbaik, skuad 'Matador' juga terpilih sebagai tim terbaik dalam hal Fair Play.
nama
email
pesan
MAN OF THE MATCH
Andres Iniesta Man of the Match Spanyol vs Belanda

Pemain sayap kelahiran 11 Mei 1984 ini akhirnya mampu memberikan satu kado spesial bagi timnya dengan memborong satu-satunya gol yang terjadi di partai ...

TOP SCORES
Thomas Mueller 5
Diego Forlan 5
David Villa 5
Gonzalo Higuain 4
Miroslav Klose 4
Robert Vittek 4
Wesley Sneijder 4
Luis Suarez 3
Keisuke Honda 3
Luis Fabiano 3