(Vibizdaily-Sepak Bola), Bagi Villa dan Sneijder duel final dini hari nanti bisa memberikan banyak makna yang mengartikan segalanya. Mencetak gol dan membawa masing-masing timnya menang akan membuat mereka meraih semuanya di Piala Dunia 2010 ini.
Diantaranya adalah predikat top skorer, trofi pemain terbaik, dan terutama yang paling penting menjadi juara Piala Dunia untuk kali pertamanya.
Baik Villa maupun Sneijder memang yang paling pantas dikedepankan sebagai maskot dari masing-masing tim. Kedua pemain utama di Spanyol dan Belanda ini merupakan pemain yang paling konsisten selama sebulan melakoni banyak laga di pesta sepakbola sejagad raya ini.
Tak mengherankan memang jika kedua nama ini masuk sebagai top 10 peraih sepatu emas dan sekaligus dinominasikan sebagai pemain terbaik di Piala Dunia edisi ke-19 kali ini.
Villa memang sedikit lebih berpeluang dibandingkan dengan Sneijder mengingat pemain yang merumput di Valencia memang aslinya sebagai seorang striker yang biasa mencetak gol. Rekornya juga sangat mengagumkan dimana di Valencia, Villa telah mengkoleksi 107 gol dalam 166 laga dalam lima musim terakhir yang dia jalani.
Sementara di timnas Spanyol sendiri, Villa sukses mengkoleksi 43 gol hanya dari 63 pertandingan internasionalnya. Bandingkan dengan Sneijder yang pada dasarnya bertugas sebagai pengatur serangan yang terbiasa beroperasi di lini tengah.
Tercatat di timnas Oranje, Sneijder baru mengkoleksi 19 gol dari 67 kali penampilannya di tingkat internasional. Musim lalu total golnya juga hanyalah delapan dari 41 kali laga bersama Inter Milan.
Namun demikian terlepas dari segala kesuksesan individunya tersebut, David Villa tetap menganggap kejayaan timnya, La Furia Roja sebagai prioritas utamanya. Sama halnya dengan Sneijder yang berpeluang mencatat sejarah dengan memenangkan gelar Seri A, Piala Italia, Liga Champions, juara Piala Dunia, top skorer sekaligus pemain terbaik Piala Dunia 2010.
Pertarungan final kali ini memang akan sangat penting bagi kedua tim yang akan sama-sama tampil ngotot demi merebut gelar Piala Dunia yang pertama kalinya bagi masing-masing tim.
Superioritas yang ditunjukkan oleh Spanyol tidak akan membuat gentar sedikitpun pada Dirk Kuyt dan kawan-kawan. Belanda justru belajar banyak supaya nasib tragis yang menimpa Jerman tak terulang oleh para pemain Tim Oranje kala menghadapi Spanyol di final.
Apa yang terjadi pada Jerman adalah bagaimana Lahm cs sudah memiliki mental 'kalah dulu' sebelum berperang saat dibantai Spanyol 0-1 di babak semifinal. Kondisi ini tentu bisa dimaklumi jika Belanda tak takut terhadap ganasnya amukan serangan dari gelandang dan striker Spanyol.
Hal ini disebabkan karena Belanda sudah menunjukkan kehebatannya dengan tak terkalahkan dalam 14 pertandingan sejak babak kualifikasi zona Eropa termasuk di Piala Dunia 2010. Akan tetapi jelas kualitas Belanda masihlah belum sepenuhnya terbukti benar mengingat masih ada lagi satu lawan yang harus mereka tumbangkan jika mereka mau menaklukan dunia di Afsel yaitu Villa cs.
Lebih jauh lagi Belanda sangat berambisi untuk mengubur mimpi buruknya setelah selalu gagal dalam dua kali kesempatan di final Piala Dunia 1974 dan 1978 dengan meyerah dari tangan Jerman Barat dan Argentina.
Robben dan kawan-kawan memang sangat berharap final ketiganya di tahun ini memberikan peruntungan bagi mereka mengingat para pemain asuhan Bert Van Marwijk sudah berkorban dengan melepaskan imej total football yang sudah terlanjur melekat pada gaya bermain tim Oranje.
Marwijk benar-benar berani melawan arus dan terbukti kerja kerasnya berhasil membuat timnya menjadi berbeda. Sekalipun permainan Robben di Afsel tidak terlalu agresif dalam menyerang namun harus diakui Belanda cukup produktif.
Hasilnya cukup mencengangkan dengan memborong 12 gol dan hanya kemasukan 5 gol saja sejak babak penyisihan hingga menembus babak final menyingkirkan Uruguay 3-2.
Sebaliknya yang terjadi di kubu Spanyol dimana kerja keras dan konsistensi para pemain tampaknya patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, Spanyol harus merasakan pahit terlebih dahulu dalam laga perdanya di babak penyisihan dengan secara mengejutkan dipecundangi oleh Swiss dengan skor 0-1.
Akan tetapi perlahan tapi pasti Spanyol mulai menemukan kembali permainan terbaiknya sehingga berhasil menjejaki kakinya di partai pamungkas setelah sukses menenggelamkan Der Panzer, Jerman di semifinal dengan skor akhir 1-0.
Apapun alasannya mengapa kedua tim ini yang justru tampil di partai final tentu saja membuktikan bahwa Belanda maupun Spanyol sudah membuktikan kepada dunia bahwa merekalah saat ini yang pantas menjadi tim terbaik di dunia dan tak lagi melulu bicara tentang Brasil, Argentina, Inggris, Italia, Perancis, bahkan Jerman sekalipun.
Baik Belanda dan Spanyol akan melangsungkan pertempurannya di Stadion Soccer City, Johannesburg pada hari Senin (12/07) dini hari tepatnya pukul 01.30 WIB yang akan dipimpin langsung oleh wasit asal Inggris, Howard Webb.
Berikut ini analisa preview jalannya pertandingan final kedua tim :
SPANYOL : Peringkat 2 dunia
Tampil sebagai unggulan, Iker Casillas dan kawan-kawan bukannya tanpa hambatan dalam menuju hingga babak pamungkas di turnamen akbar empat tahunan ini.
Awal yang sangat buruk dan memalukan usai tumbang di tangan Swiss 0-1 benar-benar sudah mencoreng nama besar La Furia Roja yang datang ke Afsel dengan digadang-gadang sebagai tim yang paling dijagokan menjadi jawara.
Hebatnya, dengan kekalahan atas Swiss justru telah 'menampar' muka para pemain Spanyol untuk seketika Villa cs langsung dibangunkan dari tidurnya dengan bangkit kembali dan jauh lebih waspada.
Kebangkitan tersebut tak terlepas dari mentalitas mereka yang memang sudah teruji ketika menjadi juara pada Piala Eropa 2008. Pada laga kedua babak penyisihan Grup H, mereka mampu menghancurkan wakil dari kawasan Concacaf, Honduras dengan angka menyakinkan 2-0.
Kemenangan tersebut sontak secara otomatis mengembalikan kepercayaan diri para pemain Spanyol. Terbukti sudah berkat hasil atas Honduras, tim yang dimotori oleh Xavi Hernandez ini pun menjadi tim yang tumbuh lebih kuat dan solid.
Boleh dikatakan Spanyol telah menjelma menjadi tim yang sangat sempurna di sektor lini tengah. Kemampuan mereka yang bermain rapih dan penuh dengan kedisiplinan serta konsisten mampu menghidupkan dua sektor sayapnya yang otomatis menambah tajam kekuatan lini depannya.
Akan tetapi memang Villa cs wajib tetap fokus pada permainan dan jangan mudah terpancing dengan gaya bermain Belanda yang kerap terbuka.
Pemain Kunci
DAVID VILLA : Bomber haus gol ini paling berpeluang untuk merebut sepatu emas sebagai top skor di Piala Dunia 2010. Hal ini dikarenakan koleksi golnya yang lima buah sekalipun sudah berhasil disamai oleh Mueller di Jerman dan Forlan di Uruguay namun dua nama terakhir ini sudah habis kiprahnya di Afsel.
Pergerakannya yang sangat cepat dan kemampuannya di lapangan yang eksplosif menjadikannya sangat berbahaya di lini depan Spanyol.
Terlebih lagi nalurinya yang tajam dalam mencetak gol dengan kepiawaiannya dalam mengeksekusi bola-bola mati dengan melesakkan tembakan super kerasnya dari luar kotak penalti membuat pemain kelahiran 3 Desember 1981 ini memang layak ditakuti oleh barisan belakang tim lawan manapun tak terkecuali oleh Belanda sekalipun.
Prediksi Vibizdaily Starting IX Timnas Spanyol :
Formasi : 4 - 4 - 2
Pelatih : Vicente Del Bosque
Kiper : 1-Iker Casillas
Belakang : 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 15-Sergio Ramos, 11-Joan Capdevila
Tengah : 6-Andres Iniesta, 16-Sergio Busquets, 8-Xavi, 14-Xabi Alonso
Depan : 7-David Villa, 18-Pedro
Enam Laga Terakhir Spanyol di Piala Dunia 2010 :
vs Swiss 0 - 1
vs Honduras 2 - 0
vs Chile 2 - 1
vs Portugal 1 - 0
vs Paraguay 1 - 0
vs Jerman 1 - 0
BELANDA : Peringkat 6 dunia
Lima gol yang bersarang ke gawang Stekelenburg sepanjang enam laga terakhir yang mereka lakoni hingga menembus partai final bisa dibilang bukanlah catatan yang manis.
Marwijk justru patut waspada dengan rentannya lini belakang timnya yang masih bisa dibilang menjadi titik vital terlemah dari pasukan Oranje ini.
Belum lagi Marwijk masih dipusingkan dengan sebagian besar anak-anak asuhnya yang masih saja terlihat kurang konsentrasi kala berlaga di lapangan.
Hal ini bukannya tanpa alasan mengingat Robben dan kawan-kawan acapkali masih suka kecolongan bola di lini tengah dan terkadang masih agak lambat dalam mengejar bola.
Selain pertahanan tampaknya dalam hitungan beberapa jam ke depan Marwijk wajib segera membenahi sektor depannya yang masih kurang sempurna dalam hal penyelesaian akhir sehingga kerapkali bola yang sudah berada tepat di depan mulut gawang lawan akhirnya harus gagal membuahkan gol akibat kurang tenangnya para pemain Belanda di depan barisan belakang tim lawannya.
Uniknya sebagian besar gol yang tercipta bukanlah karena ketajaman dari para bombernya melainkan lebih kepada peranan para gelandangnya yang lebih subur dibandingkan strikernya.
Namun demikian banyak juga yang berpendapat bahwa Belanda masih belum menemukan lawan yang sepadan. Satu-satunya lawan yang paling membahayakan langkah mereka menuju final hanyalah Brasil di perempat final sedangkan selebihnya masih berasa satu level di bawah Robben cs.
Terlepas dari itu semua Belanda tak bisa dipungkiri mempunyai keistimewaan dengan mampu tampil sabar dan mampu bermain cantik dengan mendikte permainan tim lawannya dan dengan cepat memberikan serangan tajam yang sangat mematikan.
Pemain Kunci
WESLEY SNEIJDER : Gelandang serang kelahiran 9 Juni 1984 ini terbilang sebagai pemain paling produktif di timnas Oranje bahkan ketajamannya mengungguli dari rekannya yang bertugas di lini depan seperti Robben maupun Kuyt sendiri.
Kemampuannya dalam membaca kelemahan tim lawan yang dihadapi di lapangan menambah sempurna kekuatannya yang memang selalu tampil brilian dan cerdik untuk membongkar jantung pertahanan tim lawan termasuk yang akan berisiap menjadi korbannya adalah Spanyol.
Belanda beruntung memiliki gelandan subur macam Sneijder terlebih lagi pemain yang saat ini merumput di Inter Milan ini memang diplot sebagai motor serangan timnya sekaligus sumber inspirasi permainan Belanda menjadi lebih atraktif lagi.
Prediksi Vibizdaily Starting IX Timnas Belanda :
Formasi : 4 - 3 - 3
Pelatih : Bert Van Marwijk
Kiper : 1-Maarten Stekelenburg
Belakang : 4-Joris Mathijsen, 2-Gregory Van Der Wiel, 5-Giovanni Van Bronckhorst, 3-John Heitinga
Tengah : 10-Wesley Sneijder, 8-Nigel De Jong, 23-Rafael Van Der Vaart
Depan : 7-Dirk Kuyt, 11-Arjen Robben, 9-Robin Van Persie
Enam Laga Terakhir Belanda di Piala Dunia 2010 :
vs Denmark 2 - 0
vs Jepang 1 - 0
vs Kamerun 2 - 1
vs Slovakia 2 - 1
vs Brasil 2 - 1
vs Uruguay 3 - 2
Kekuatan Lini per Lini Belanda dan Spanyol
- Belakang :
Baik Belanda maupun Spanyol memiliki barisan belakang yang cukup kokoh. Apalagi selain menempatkan empat bek sejajar, kedua tim juga menempatkan dua gelandang bertahannya sebagai garda depan sebelum tim lawan masuk menerobos ke lini pertahanan.
Tetapi tugas Heitinga di Belanda dan Puyol di Spanyol tetap berat karena masing-masing tim memiliki barisan penyerang tajam dan mempunyai naluri mencetak gol yang tinggi.
- Tengah :
Pertarungan sesungguhnya antar kedua tim ini akan terjadi di lini ini. Sektor tengah Belanda di bawah komando Wesley Sneijder sejauh ini memang tampil sangat mengagumkan. Malahan dari lini kedua inilah yang menjadi lumbung gol bagi Belanda.
Sedangkan bagi Spanyol, Xavi Hernandez dan kawan-kawanpun tak kalah trengginasnya dan sudah membuktikan kualitasnya dalam memainkan peranannya dengan sangat baik dan kerap membuat lawannya keteteran dengan penetrasi yang mereka lakukan melalui kerjasama tim yang kompak.
- Depan :
Sejauh ini, produktivitas Robin Van Persie di lini depan Belanda memang masih belum terlihat maksimal dan bahkan masih kalah tajam dibandingkan dengan rekannya di tengah.
Akan tetapi peran dari Van Persie jelas tak bisa diremehkan begitu saja mengingat pemain ini mampu menjadi perusak konsentrasi lawan dan memberikan kesempatan kepada rekannya di lini kedua untuk mengeksekusi.
Kondisi tersebut harus mampu diantisipasi dengan baik oleh Spanyol yang memang boleh bernapas lega disebabkan para pemain di barisan depannya lebih unggul dibandingkan dengan tim Oranje.
Spanyol benar-benar bertumpu terhadap ketajaman dari David Villa. Tak heran jika pemain agresif ini sangat diandalkan menyusul sumber tujuh gol Spanyol, lima diantaranya lahir dari seorang Villa.
Empat Rekor Head To Head Terakhir Bagi Kedua Tim :
27-03-2002 Belanda vs Spanyol 1 - 0 Laga Persahabatan
15-11-2000 Spanyol vs Belanda 1 - 2 Laga Persahabatan
21-01-1987 Spanyol vs Belanda 1 - 1 Laga Persahabatan
16-11-1983 Belanda vs Spanyol 2 - 1 Laga Persahabatan
Prediksi Vibizdaily Big Match Belanda vs Spanyol = 45% : 55% (1-2, untuk kemenangan bagi Spanyol sekaligus menjadi juara Piala Dunia 2010 dan gelar yang pertama kalinya bagi La Furia Roja).
(rl/RL/vbd)
Foto:dtc