(Vibizdaily-Sepak Bola), Kemenangan 3-0 atas Kepulauan Solomon terlihat sesuai dengan treknya. Tetapi, Selandia Baru dikejutkan dengan kekalahan 4-2 dari Vanuatu – mungkin bisa jadi gangguan terbesar bagi sejarah tim nasional – membuat mereka jadi lesu.
Menang 10-0 atas Tahiti dan 2-1 melawan Fiji belum melengkapi perubahan yang dibutuhkan tim Putih ini. Kombinasi dua kekalahan dan sederetan hasil baik mereka dari Solomon memperlihatkan Selandia Baru seperti benih ikan saat laga play-off Oceania di tahun 2005.
Prestasi tertinggi Selandia Baru sebelum dinyatakan lolos ke Afsel adalah saat mereka tampil di putaran final Piala Dunia 1982. Bagi rakyatnya, 'All Whites' patut menerima pujian terbesar meskipun kala itu mereka kalah dari Skotlandia, Brasil dan Uni Soviet di babak penyisihan grup.
Suatu kompetisi lokal juga menandai sebuah awal dari apa yang disebut karir besar bagi pemain asal Selandia Baru. Wynton Rufer, penyerang 19 tahun yang membawa medali Piala Eropa 1992. Rufer mencetak salah satu gol saat timnya Werder Bremen mengalahkan Monaco 2-0. Beberapa tahun kemudian, Rufer diberi gelar Pemain Terbaik Oceania Abad ke-20 versi FIFA.
Tapi sayang sekali bagi pendukung sepakbola Selandia Baru, Australia membuktikan lompatan yang tidak bisa ditandingi, yakni lolos kualifikasi Piala Dunia. Walau bagaimanapun, Selandia Baru mencatat kemenangan 1-0 atas Australia yang cukup populer di final Piala Oceania 2002, yang kemudian mewakili Oceania di Piala Konfederasi 2003 di Prancis.
Sejak Australia pindah ke zona Asia, Selandia Baru menjadi negara sepakbola terdepan di kawasan Oceania. Tim nasional muda mereka, baik pria maupun wanita, tampil di Piala Dunia U-17 dan U-20. Auckland City juga lolos ke Piala Dunia Antar-Klub di Jepang tahun 2006.
Penampilan di masing-masing turnamen memang tidak memberikan hasil positif, meski perjuangan keras mereka muncul di kejuaraan skala dunia itu. Selandia Baru diposisikan berada di fase kedua kualifikasi Piala Dunia zona Oceania, dimana mereka bergabung dengan tiga tim terbaik di kejuaraan South Pacific Games di Samoa tahun 2007.
Hasil-hasil di laga persahabatan pada 2007 bisa dibilang bervariasi. Mulai dari hasil mengejutkan (imbang 2-2 dengan tuan rumah Wales) sampai yang melukai hati (kalah 5-0 dari Venezuela). Selandia Baru dipastikan menempati posisinya di putaran final Piala Dunia 2010 setelah menang 1-0 atas Bahrain dalam pertandingan play-off leg kedua.
Sebelumnya Selandia Baru memaksa tuan rumah Bahrain imbang tanpa gol di leg pertama. Gol tunggal Selandia Baru dicetak lewat sundulan penyerang Rory Fallon. Tim Kiwi pantas berterima kasih kepada penjaga gawang Mark Paston yang menyelamatkan tendangan penalti Jaycee John.
"Selama ini kami identik dengan rugby. Kini, kami ingin sepak bola juga bisa mengambil tempat di hati masyarakat Selandia Baru," ucap sang pelatih kelahiran Auckland, 10 April 1961, Ricki Herbert.
Pelatih
Ricki Herbert
Data Tim
Julukan: All Whites
Konfederasi: OFC
Gabung FIFA : 1948
Federasi : New Zealand Football (1891)
Stadion: Westpac Stadium
Kapten: Ryan Nelsel
Caps Terbanyak: Ivan Vicelich (65)
Top Skorer: Vaughan Coveny (28)
Penampilan di Piala Dunia: 1982 & 2010
Ranking FIFA: 82
Prestasi
- Juara Piala Dunia: -
- Juara OFC Nations Cup (3): 1973, 2002, 2008
- Juara Piala Konfederasi: -
Kostum
![]() KANDANG |
![]() TANDANG |
Daftar lengkap 23 nama pemain Timnas Selandia Baru yang akan berlaga di Piala Dunia 2010 :
Kiper: Mark Paston (Wellington Phoenix), Glen Moss (Melbourne Victory), James Bannatyne (Team Wellington)
Belakang: Ryan Nelsen (Blackburn Rovers), Ivan Vicelich (Auckland City), Ben Sigmund (Wellington Phoenix), Winston Reid (FC Midtjylland), Tommy Smith (Ipswich Town), Tony Lochhead (Wellington Phoenix), Andy Boyens (New York Red Bulls)
Tengah: Simon Elliott (unattached), Tim Brown (Wellington Phoenix), Leo Bertos (Wellington Phoenix), Michael McGlinchey (Motherwell), Aaron Clapham (Canterbury United), David Mulligan (unattached), Jeremy Brockie (Newcastle Jets), Andy Barron (Team Wellington), Jeremy Christie (FC Tampa Bay)
Depan: Chris Killen (Middlesbrough), Shane Smeltz (Gold Coast United), Chris Wood (West Bromwich Albion), Rory Fallon (Plymouth Argyle)
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||
Formasi : 4 - 4 - 2
Kiper : Paston
Belakang : Nelsen, Sigmund, Vicelich, Lochhead
Tengah : Elliot, Brown, Bertos, Smith
Depan : Killen, Smeltz
Head To Head di Grup F :
| vs | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol |
| Slovakia | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 |
| Italia | 1 | 0 | 0 | 1 | 3-4 |
| Paraguay | 1 | 0 | 0 | 1 | 2-3 |
(rl/RL/vbd,dtc)
Foto:dtc
Bagi Villa dan Sneijder duel final dini hari nanti bisa memberikan banyak makna yang mengartikan segalanya. Mencetak gol dan membawa masing-masing timnya menang akan membuat mereka meraih semuanya di Piala Dunia 2010 ini.
Komentar Andamaju casillas yooooooooo
Jerman is the best.......
grman kenapa kalh..............
Sedikitnya tiga penghargaan utama dimenangi Spanyol. Selain piala yang diperebutkan semua tim dan titel kiper terbaik, skuad 'Matador' juga terpilih sebagai tim terbaik dalam hal Fair Play.
|
Andres Iniesta Man of the Match Spanyol vs Belanda
Pemain sayap kelahiran 11 Mei 1984 ini akhirnya mampu memberikan satu kado spesial bagi timnya dengan memborong satu-satunya gol yang terjadi di partai ... |
![]() |
Thomas Mueller | 5 |
![]() |
Diego Forlan | 5 |
![]() |
David Villa | 5 |
![]() |
Gonzalo Higuain | 4 |
![]() |
Miroslav Klose | 4 |
![]() |
Robert Vittek | 4 |
![]() |
Wesley Sneijder | 4 |
![]() |
Luis Suarez | 3 |
![]() |
Keisuke Honda | 3 |
![]() |
Luis Fabiano | 3 |



